Bullying atau perundungan memang menjadi suatu perbuatan tercela yang sering dilakukan oleh para remaja akhir-akhir ini. Selain merugikan sang korban, bullying juga memberikan pengaruh buruk kepara para pelakunya.

Sayangnya, kasus bullying seakan tidak ada habisnya. Lantas, apakah ada acara untuk menghentikan tindakan bullying yang marak terjadi?

Bullying atau perundungan adalah suatu tindakan menyakiti baik dalam bentuk verbal, emosional atau psikologi, oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat terhadap korban yang lebih lemah fisik ataupun mentalnya. secara berulang-ulang dengan tujuan membuat korban menderita.

Istilah Bullying berasa dari bahasa Inggris yaitu "bull" yang berarti banteng. Secara etimologi kata "bully" berarti penggertak, orang yang mengganggu yang lemah

Sumber: kajianpustaka.com
 
 

Fisik: Melakukan kekerasan fisik terhadap korban

Verbal: Melakukan intimidasi melalui kata-kata kepada korban

Relasional: Bullying tipe ini cenderung melakukan pelemahan harga diri korban bully dengan cara pengabaian, pengucilan, atau penghindaran.

Cyberbullying: Bentuk bullying ini biasanya meliputi kata-kata kasar atau bahkan gambar yang nggak senonoh dimana pelaku mengirimkan gambar-gambar tersebut melalui media elektronik seperti SMS, chatting, atau media sosial populer lainnya.

International Center for Research on Woman (ICRW) menyebut 84% anak Indonesia mengalami kekerasan di sekolah. Tindakan kekerasan tersebut berasal dari prilaku bullying.

International Center for Research on Woman (ICRW) menyebut 75% siswa mengaku pernah melakukan kekerasan di sekolah.

Cyberbullying adalah perlakuan kasar yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang, menggunakan bantuan alat elektronik yang dilakukan secara berulang dan terus menerus pada seorang target yang kesulitan membela diri (Smith dkk., 2008; dalam klikpsikologi, 2013)

 

Tingginya tingkat bullying di Indonesia, membuat beberapa anak muda tergerak untuk mendirikan komunitas Sudah Dong

Sudah Dong adalah sebuah gerakan dan komunitas anti-bullying di bawah payung Yayasan Kawula Madani, yang berkomitmen penuh untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kasus bullying di Indonesia.

Sudah Dong berkomitmen untuk mengurangi kasus bullying di Indonesia, terutama di sekolah dan di dunia cyber melalui program-program yang dijalankan