/jomblo-ngenes-atau-bahagia/images jadi jomblo
mascot jomblo
bahagia atau ngenes
mascot jomblo
Menyandang status jomblo di Indonesia seakan menjadi sesuatu yang “hina”. Kaum jomblo dipandang sebagai orang-orang yang tidak update dalam masalah pergaulan, tertinggal untuk urusan percintaan, sampai sering menjadi bahan olok-olok atau bahan bercandaan di media sosial.
Lantas, apakah benar memiliki predikat sebagai seorang jomblo itu sangat mengenaskan? Atau malah sebaliknya, seseorang mampu jadi bahagia meskipun ia termasuk dalam golongan kaum jomblo?
apakah menjadi jomblo bisa bahagia?
/jomblo-ngenes-atau-bahagia/images people
 
sejarah kuota jomblo
Konon katanya, “Jomblo” merupakan kata serapan dari bahasa Sunda, “Jomlo” yang artinya “Gadis tua” atau “Dagangan yang nggak laku.”
Sumber lain mengatakan “Jomblo” ada hubungannya dengan kata bahasa Inggris yakni “Jobless” yang artinya “Pengangguran.”
 
Pelajar SMA di Bandung adalah yang pertama kali mempopulerkan kata “Jomblo,” tepatnya sekitar tahun 1993
Maknanya pun jadi lebih universal, nggak sekadar untuk para gadis tua yang masih melajang saja
Pada masa itu, istilah “Jomblo” mulai digunakan untuk merujuk ke seseorang yang nggak punya pacar
Mau itu laki-laki, perempuan, remaja, janda, duda, pokoknya kalau melajang, berarti layak disebut jomblo
 
Dari survei yang dibuat oleh Loop, membuktikan alasan-alasan kenapa seseorang menyandang status Jomblo
 
sedang tidak ingin berpacaran
18,2%
Sedang tidak ingin berpacaran
sedang tidak ingin berpacaran
18,2%
Tidak Laku
sedang tidak ingin berpacaran
54,5%
Kesulitan mencari pasangan yang tepat
sedang tidak ingin berpacaran
9,1%
dan lain lain
 
Kesulitan mencari pasangan yang tepat menjadi alasan paling banyak yang membuat banyak remaja akhirnya memilih untuk menyandang status jomblo
Padahal stereotipe jomblo di Indonesia bisa dibilang negatif. Hal ini bisa dilihat dari survei yang menyebutkan orang jomblo di Indonesia itu ngenes
jomblo itu
ngenes
jomblo itu
gak laku
45,5%
21,3%
9,1%
18,2%
Jomblo Itu
Nasib
Jomblo Itu
Nasib
Jomblo Itu
prinsip hidup
Jomblo Itu
prinsip hidup
Banyak alasan yang melatarbelakangin mengapa stereotipe ngenes begitu melekat bagi para tuna asmara alias jomblo
user testimoni
Yulia 21 Tahun
STIE Bhakti Pembangunan
Karena jomblo kalau di media sosial suka caper suka update-update galau atau kata-kata bijak. Padahal belum tentu dia ngerasain itu. Malah kadang suka jadi pancingan gitu buat diperhatiin. Jadinya kadang suka dijadiin bahan bercandaan atau olok-olokan sama temen
user testimoni
Nehemia Alfattan Tanung
21 Tahun
Institut Teknologi Bandung
Biasanya yang jomblo itu udah ngebet banget pacaran, tapi ga ada yang mau sama dia. Makanya dicap negatif.
user testimoni
Bryan Sagala 16 Tahun
SMAN 3 Tambun Selatan
 
Karena bagi sebagian besar orang pacaran merupakan hal penting jadi orang yang jomblo itu adalah orang yang tidak memiliki hal penting itu.
Jomblo juga rentan baper (bawa perasaan) saat melihat teman-temannya bermesraan dengan pasangan
72,7%
baper
27,3%
bodo amat
fakta datting apps
Kesan negatif dari kaum jomblo ini mendorong munculnya banyak solusi supaya
orang-orang tak lagi menjomblo. Salah satunya adalah Aplikasi Kencan atau Dating App
Pengguna Aplikasi Nge-date
pengguna aplikasi nge-date
Jumlah pengguna premium aplikasi kencan online berawalan "T" mencapai 4.1 juta pada kuartal-3 2018 ini.
pengguna aplikasi nge-date
Angka ini naik dari kuartal sebelumnya yang mencatat 3.8 juta pengguna premium.
Selain dicap ngenes, jomblo juga sering jadi objek bercandaan atau bullyan. Mulai dari materi Stand Up Comedy, hingga lelucon dan meme yang beredar di sosial media
81,8%
pernah membuat jokes tentang jomblo
Pernah membuat jokes tentang jomblo
18,2%
pernah membuat jokes tentang jomblo
tidak pernah
 
Sumber: Survei data loop.co.id
jomblojugabisa
foto rita
Rita, 21 Tahun
BSI
Mengisi waktu dengan hoby yang bermanfaat dan hal-hal yang positif. Contohnya : Traveling, mendaki, mendirikan komunitas edukasi untuk anak yatim, bangun bisnis kecil-kecilan, kursus bahasa, ikut suatu program di perusahaan asing, belajar EO dsb. Intinya banyak banget yg bisa dilakuin supaya hidup bahagia meski dengan status jomblo
user dhea
Dhea, 21 Tahun
Universitas Juanda
Caranya kamu banyakan temen, sibukin diri dan buat hidupmu lebih bermanfaat.
user dhea
Nehmia Alfattan Tanjung
21 Tahun
Institut Teknologi Indonesia
Be ur self.
Yulia, 21 Tahun
STIE Bhakti Pembangunan
Bisa bebas beraktifitas semau kita. Bisa bebas berteman/bersosialisasi sama siapapun. Bebas pergi liburan/traveling sama teman. Gak usah ribet-ribet harus laporan ini/itu, lg di sini/di situ sama siapa aja perginya dll deh
Yulia
 
Arif, 21 Tahun
UPI YAI Salemba
Waktu lebih banyak, produktif, dan gak banyak dosa
arif
Rita, 21 Tahun
BSI
Banyak banget. Pertama, menjauhkan dari maksiat. Kedua, membuat lebih fokus untuk mengukir prestasi. Ketiga, membuat otak dan hati kita bersih dari pikiran ga penting dan cinta yang gak bermutu. Keempat, terhindar dari resiko korban PHP, korban patah hati, korban friendzone, korban perselingkuhan, korban cinta segitiga, korban diputusin, dll.
Rita
 
Jadi, apakah kamu akan terus menyesali statusmu sebagai seorang jomblo, baper melihat orang yang pacaran, sampai terlihat menyedihkan di mata orang lain
doll cry
Atau melihat sisi positif sebagai seorang jomblo, melakukan hal-hal produktif yang tidak bisa dilakukan oleh orang yang memiliki pasangan, dan mekayikini bahwa status jomblomu hanyalah sebuah tahapan menemukan pendamping hidup yang tepat
doll fun