LOOP
DAILY LIFE

Mengapa Serigala Sering Melolong? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Interaksi sosial di kehidupan serigala begitu menarik, lolongan adalah salah satunya. Kira-kira faktor apa saja yang membuat serigala melolong? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Bayu Bahrul | 14 August 2019

Pernah mendengar suara lolongan serigala di film atau kehidupan nyata? Mendengar suara lolongan serigala tentu adalah pengalaman yang menarik sekaligus bikin ngeri. Ngerinya ya karena lolongan semacam itu sering dikaitkan dengan hal-hal mistis dalam film. Tapi apakah kenyataannya seperti demikian? Tentu saja tidak.

BACA JUGA: Inilah Deretan Fakta Sejarah Panjat Pinang yang Wajib Kamu Ketahui

Faktanya, interaksi sosial di kehidupan serigala begitu menarik, lolongan adalah salah satunya. Serigala hidup berkelompok, terdiri dari sekitar 6 sampai 10 anggota. Pembentukan kelompok terjadi karena secara alami, serigala adalah hewan yang suka “bergaul” dan mengembangkan ikatan sosial yang kuat satu sama lain.

Sumber: howstuffworks.com

Nah, salah satu cara serigala berinteraksi yakni melalui lolongan. Lolongan serigala termasuk teknik vokalisasi hewan, yang berarti bahwa itu adalah suara yang dihasilkan untuk berkomunikasi. Tapi apa yang mereka komunikasikan lewat lolongan? Dan dengan siapa serigala berkomunikasi?

Menurut ilmuwan, serigala melolong untuk mengomunikasikan lokasi mereka kepada anggota kelompok lainnya, dan untuk menangkal kelompok pesaing dari wilayah mereka. Dalam beberapa kasus ditemukan juga bahwa serigala akan melolong ke anggota kelompok karena kasih sayang dan bukan menunjukkan kecemasan.

Serigala cenderung mengambil teritori yang luas untuk kelompoknya sendiri, terutama jika jumlah mangsa terbilang langka. Teritori serigala bisa mencakup seluas 3.000 km persegi, Loopers. Serigala mungkin terpisah dari kelompok saat berburu, jadi melolong menjadi cara yang efektif untuk menyampaikan lokasi. Lolongan serigala dapat menjangkau hingga 16 km di tundra terbuka dan luasnya agak sedikit berkurang di daerah hutan.

Sumber: pixels.com

Jenis lain dari lolongan adalah lolongan agresif. Itu adalah perilaku yang bertujuan memperingatkan kelompok lain atau serigala individu di daerah tersebut untuk menjauh dari wilayah kekuasaan. Untuk menandakan teritori kelompok, serigala menggunakan air kencing dan kotorannya yang disebar di titik-titik tertentu.

Sebuah penelitian di tahun 2013 juga menambahkan alasan di balik lolongan serigala yakni kasih sayang. Studi ini menemukan bahwa serigala cenderung lebih sering melolong ke anggota kelompok yang memiliki hubungan sosial, atau ikatan batin yang kuat. Lebih jauh lagi, para ilmuwan menguji air liur serigala tersebut untuk mencari kortisol yang merupakan hormon stres. Hasilnya, tak ada kortisol yang ditemukan dalam air liur serigala. Hal itu menandakan bahwa bukan kegelisahanlah yang menyebabkan kelompok serigala saling melolong. Sebaliknya, hal itu mungkin didasari  kasih sayang atau emosi lain yang bukan dipicu  oleh kecemasan, Loopers.

BACA JUGA: 7 Suka Duka Ini Pasti Dirasakan Cewek-Cewek Bertubuh Mungil, Benar Gak?

Begitulah alasan ilmiah di balik lolongan serigala. Orang-orang yang mengagumi keeksotisan hewan ini kayaknya wajib tahu deh. Apa pendapatmu mengenai hal ini, Loopers? Share di kolom komentar, ya!

Sekarang kamu udah tahu  mengapa serigala melolong. Jadi boleh dong aktifkan dulu paket data Loop kamu biar internetan makin asyik dan nggak lemot!

Bagaimana perasaan kamu tentang artikel ini?
MARAH!
1
KAGET
2
SEDIH
1
TAKUT
2
LUCU
1
SENANG
4
SUKA
6
TERINSPIRASI
6
Komentar
0