LOOP
DAILY LIFE

Mengapa Manusia Bisa Kecanduan terhadap Sesuatu? Begini Penjelasannya

Yuk kita cari tahu mengapa manusia bisa kecanduan di rubrik Sekarang Lo Tau!

Bayu Bahrul | 23 December 2020

Coba pikirkan pengalaman yang membuatmu senang hingga kamu melakukannya berulang kali. Misalnya menyeruput kopi, makan kue cokelat; makan Indomie, atau yang lebih umum, bermain game dan media sosial.

Namun sebenarnya, aktivitas semacam itu nggak akan serta-merta berujung pada rasa kecanduan. Seseorang bisa dikatakan kecanduan akan sesuatu hal jika mereka tak bisa mengendalikan hasratnya. Mereka pun akan kesulitan menghentikan aktivitas yang mereka senangi. Ya, karena biasanya, kecanduan yang dialami seseorang disebabkan oleh keinginan atau kegemarannya terhadap hal tertentu.

BACA JUGA: Anti Mainstream! Cobalah 5 Pekerjaan Ini Jika Kamu Generasi Milenial!

Sekarang pertanyaannya, apa yang membuat sesuatu menjadi candu, mengapa manusia bisa kecanduan terhadap sesuatu, dan apakah kecanduan itu buruk?

Melansir dari laman Livescience, dokter Maureen Boyle dari National Institute on Drug Abuse menuturkan, “Kecanduan merupakan gangguan biopsikologi pada manusia, yakni kombinasi genetik, neurobiologi, dan interaksinya dengan faktor psikologi dan sosial.”

Artinya, kecanduan sama seperti penyakit kronis tipe dua, seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung. Tapi, seperti penyakit kronis pada umumnya, kecanduan bisa dicegah dan diobati. Dokter Boyle pun menambahkan jika kecanduan dibiarkan begitu saja akan berlangsung lama, bahkan bisa sampai seumur hidup. Kecanduan yang sampai berlarut contohnya perokok dan pecandu alkohol.

Sumber: southcharlottefamilycounseling.com

Sekarang mari kita cari tahu bagaimana manusia menciptakan rasa kecanduan. Proses seseorang menjadi kecanduan terhadap sesuatu terjadi di dalam otak, tepatnya di sistem limbik. Bagian otak ini mengatur emosi dan memori jangka panjang, salah satunya sensasi enak saat kamu makan makanan yang sangat lezat.

Di dalam sistem limbik terdapat neurotransmitter yang melepaskan hormon dopamin. Bagi kamu yang belum tahu, dopamin adalah molekul yang mengangkut pesan melintasi reward centre (pusat imbalan) di otak. Hormon Itulah yang memberi orang perasaan senang saat melakukan sesuatu, serta memicu timbulnya harapan melakukan hal tersebut berulang-ulang.

Seperti yang dilansir Indntimes dari Colorado.edu, cara kerja dopamin terlepas di dalam otak menuju neuron lain, lalu diserap lagi oleh neuron asalnya. Penyebaran dopamin memiliki alur yang teratur dan terkendali.

Sumber: sanescohealth.com

Tapi beda lagi ketika seseorang merasakan senang yang berlebihan. Kesenangan yang berlebihan menandakan kadar dopamin di otak tak normal. Saat timbul rasa senang yang berlebih, dopamin yang dihasilkan otak tak terserap lagi oleh neuron asalnya; terjebak dalam area sinaps sehingga kadar dopamin terus bertambah tak terkendali. Inilah yang menimbulkan perasaan kecanduan pada diri manusia.

Oke, kesimpulannya jika kadar dopamin yang dihasilkan otak normal saat melakukan sesuatu, kamu nggak akan merasa kecanduan. Sebaliknya, jika objek/kegiatan yang kamu sukai merangsang otak untuk menghasilkan dopamin yang berlebih, bisa saja kamu jadi kecanduan.

Dari penjelasan di atas kita tahu bahwa kecanduan jelas berbeda dengan kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang. Kita bisa menghentikan suatu kebiasaan sesuai situasi dan kondisi, tapi lain lagi halnya dengan kecanduan. Orang yang kecanduan akan kehilangan kendali terhadap apa yang dilakukan sehingga sulit untuk menghentikan perilaku tersebut.

BACA JUGA: Anti Mainstream! Cobalah 5 Pekerjaan Ini Jika Kamu Generasi Milenial!

Sekarang kamu tahu mengapa manusia bisa kecanduan terhadap sesuatu. Ternyata hal itu nggak terjadi secara spontan, ada penjelasan imliahnya. Jangan lupa tulis pendapatmu di kolom komentar, ya!

Yuk, aktifkan paket data Ilmupedia supaya belajar online jadi lebih mudah dan menyenangkan. Hanya mulai dari Rp2300 aja, kamu udah bisa mengakses 10 aplikasi edutech populer (Ruangguru, Quipper, Zenius, Cakap, dll) dan banyak situs e-Learning lainnya. Aktifkan paket data Ilmupediamu di link ini ya!

Bagaimana perasaan kamu tentang artikel ini?
MARAH!
12
KAGET
12
SEDIH
12
TAKUT
11
LUCU
14
SENANG
14
SUKA
21
TERINSPIRASI
26
Komentar
5
Avatar
Admin
18 April 2022
adira cirebon mkt085294300918
Avatar
Admin
22 June 2021
Trim's ulasannx menambah pengetahuan.
Avatar
Admin
06 April 2021
hot...
Avatar
Admin
03 March 2021
kok kek gini ya penjelasannya beda banget dari apa yang aku pikirkan
Avatar
Admin
25 December 2020
h gua jadi males liat hp