LOOP
ENTERTAINMENT

Kisah Perjalanan Karier Walt Disney, Sang Pelopor Kartun Animasi Dunia

Pantang menyerah adalah moto hidupnya

Master Admin | 14 December 2020

Generasi 90an pasti nggak akan pernah lupa dengan film  yang menemani masa kecil, seperti Mickey Mouse, Cinderella, Winnie The Pooh, Pinocchio, dan Snow White and The Seven Dwarfs. Film-film tersebut sangat populer sampai-sampai karakternya nggak cuma muncul di film, tapi juga di dunia nyata. Misalnya di baju anak-anak, boneka, wahana permainan, dan kostum yang biasa dipakai untuk menghibur anak kecil.

Yup, film-film terkenal tersebut diproduksi oleh perusahaan yang asal Amerika Serikat yakni Walt Disney Company. Selain memproduksi film animasi, Walt Disney Company juga dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di jaringan televisi dan saluran kabel. Nggak heran kalau sekarang Walt Disney Company jadi salah satu perusahaan terbesar di dunia entertainment dan memiliki sejarah yang cukup panjang.

Omong-omong soal kesuksesan Walt Disney Company, perhatian kita pasti langsung tertuju pada satu sosok. Ya, siapa lagi kalau bukan Walt Disney, seniman dan produser film yang sangat berpengaruh di sejarah film animasi dunia.

Sumber: deseret.com

Walt Disney lahir dari keluarga berada di Chicago, Amerika Serikat, pada tahun 1901. Sedari kecil, dia dikenal sebagai sosok pekerja keras. Bersama saudara laki-lakinya, Walt yang masih remaja rela bekerja sebagai paperboys atau tukang loper koran untuk mendapat penghasilan tambahan. Ia juga berkontribusi sebagai kartunis di koran sekolah saat masih SMA.

Walt kecil tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai. Layaknya kebanyakan orang sukses lainnya, Walt berusaha memaksimalkan waktu yang dimilikinya untuk belajar. Ketika ada waktu luang, Walt memanfaatkannya untuk mempelajari vaudeville, yaitu seni lelucon panggung yang saat itu sedang booming di Amerika.

Kehidupan Walt Disney Berubah di Masa Perang

Sumber: d23.com

Saat Amerika terlibat Perang Dunia, tepatnya saat Walt berusia 16 tahun, Walt yang punya jiwa patriotik memutuskan untuk daftar sebagai tentara. Tapi, waktu itu ia ditolak karena masih terlalu muda.

Pantang menyerah, beberapa tahun kemudian Walt mengajukan diri sebagai tentara untuk kedua kalinya. Ia berhasil diterima, tapi bukan sebagai prajurit tempur, melainkan sebagai supir ambulans yang mengangkut para tentara yang terluka. Walt remaja pun menghabiskan sebagian masa mudanya sebagai supir ambulans di Prancis.

Mendirikan Perusahan Pertama

Sumber: nara.getarchive.com

Usai perang, Walt kembali ke Kansas. Ia kemudian mendapatkan pekerjaan di di Studio Seni Pesmen-Rubin. Di Perusahaan tersebut, Walt bertemu teman sebayanya bernama Ubbe Iwerks dan kemudian mendirikan perusahaan sendiri, Iwerks-Disney Commercial Artists.

Malangnya, usaha Walt ini tak berjalan semulus yang dibayangkan. Perusahaannya bangkrut dan Walt memutuskan bekerja di Kansas City Film Ad Company, yaitu sebuah perusahan yang membuat animasi dari potongan kertas. Nah, di sinilah kecintaan Walt dengan dunia animasi mulai tumbuh.

Bangkit dengan Perusahaan Kedua

Sumber: britannica.com

Kegagalan tak membuat Walt patah semangat. Walt kembali bangkit dengan mendirikan perusahaan animasinya sendiri yang diberi nama Laugh-O-Gram. Kali ini, Walt benar-benar hanya bermodalkan nyali saat mendirikan perusahaannya. Laugh-O-Gram bahkan tidak memiliki gedung sendiri. Semua proses produksi dilakukan di dalam gudang di halaman belakang rumah Walt Disney.

Meski demikian, usaha Walt membuahkan hasil ketika Laugh-O-Gram mendapatkan kontrak pertama dengan Pictorial Clubs. Bagi Walt, kontrak tesebut sangat berharga bagi kelangsungan bisnisnya. Tapi sayang, kerjasama Walt dengan Pictorial Clubs dalam proyek film pendek Alice in Cartoonland tersebut tak bertahan lama. Di tahun 1923, Walt mengaku bangkrut dan punya banyak hutang.

Awal Mula Walt Disney Company

Sumber: capa.com

Jangan menyerah ketika gagal, karena bisa jadi kesuksesan sudah semakin dekat. Ungkapan ini berlaku bagi perjalanan karier Walt. Setelah berkali-kali gagal, ia akhirnya menemui titik terang di perjalanan kariernya.

Pada 1923, Disney bersama saudaranya Roy dan Ub Iwerks pindah ke Hollywood. Bermodal uang penjualan kamera, ketiganya mendirikan Disney Brother's yang kemudian menjadi cikal bakal Walt Disney Studios.

Setelah Walt Disney Studios didirikan, hiburan anak-anak mulai berubah. Pada masa itu, anak-anak lebih menyukai film animasi berdurasi panjang ketimbang film animasi pendek yang sering disiarkan sebelumnya.

Film berdurasi penuh pertama yang dirilis saat itu adalah Snow White and Seven Dwarfs. Film ini langsung sukses memenangkan piala Oscar. Nggak cukup sampai di situ, Walt Disney dan kawan-kawan terus memproduksi film animasi berkualitas dengan tokoh-tokoh yang ikonis, sebut saja Mickey Mouse, Mary Poppins, dan masih banyak lagi.

Akhir Hayat Walt Disney

Sumber: sni.no

Walt meninggal pada 15 Desember 1966 di usianya yang ke-65. Kabar menyebut bahwa Walt meninggal karena penyakit kanker paru-paru. Ia dimakamkan di Pemakaman Hutan Lawn di Los Angeles, California.

Dari kisah hidup Walt Disney, kamu mungkin belajar tentang semangat pantang menyerah dan semangat untuk terus belajar. Menjadikan passion sebagai jalan meraih kesuksesan bukanlah hal yang mustahil meski itu nggak mudah untuk dilalui.  Layaknya Walt yang sudah mencintai kartun sejak SMA, kamu juga harus bisa menemukan passion yang ingin kamu kuasai.

Misalnya saja, Walt yang memiliki passion di dunia seni kartun. Ia membentuk dirinya sebagai seorang animator dan produser film. Baik pendidikan yang ditempuh, hobi, dan pekerjaan yang dilakoninya nggak jauh dari dunia kartun. Personal branding yang dibangun Walt membuatnya dikenal khalayak sebagai Bapak Animasi Dunia.

Ungkapan from zero to hero adalah cerminan kehidupan dan perjalanan karier Walt Disney. Kamu pun bisa melakukannya dengan menekuni bidang yang kamu minati dan membentuk personal branding yang kuat lho.

Dapatkan tips dan panduan membangun personal branding di Kelas Online Ilmupedia! Kamu bisa mulai belajar dengan menonton video edukatif tentang personal branding yang diawakan oleh influencer ternama, Raden Rauf di link ini.

Yuk, aktifkan paket data Ilmupedia supaya belajar online jadi lebih mudah dan menyenangkan. Hanya mulai dari Rp2300 aja, kamu udah bisa mengakses 10 aplikasi edutech populer (Ruangguru, Quipper, Zenius, Cakap, dll) dan banyak situs e-Learning lainnya. Aktifkan paket data Ilmupediamu di link ini ya!

Bagaimana perasaan kamu tentang artikel ini?
MARAH!
0
KAGET
0
SEDIH
0
TAKUT
1
LUCU
1
SENANG
5
SUKA
1
TERINSPIRASI
1
Komentar
2
Avatar
Admin
18 December 2020
wah menginspirasi banget
7e596388 4df6 4275 895c 83dc003c43ce
Putri
15 December 2020